Sekda Karo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di SMAN 1 Kabanjahe, Himbau Siswa Tolak Tawuran dan Narkoba

Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk generasi muda yang menjadi harapan bangsa. Pada tanggal 1 Juni 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, mewakili Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan SMAN 1 Kabanjahe. Dalam acara ini, Sekda tidak hanya bertindak sebagai inspektur upacara, tetapi juga menyampaikan pesan yang sangat relevan bagi para siswa.
Pentingnya Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Selama upacara, naskah pidato dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dibacakan. Dalam pidatonya, Kepala BPIP menekankan bahwa pengamalan Pancasila bukan hanya sekadar teori, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti persatuan, toleransi, dan gotong royong menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah tantangan yang dihadapi saat ini.
Pesan Moral untuk Generasi Muda
Setelah pembacaan pidato, Sekda Karo menyampaikan arahan yang menggugah semangat kepada para siswa SMAN 1 Kabanjahe. Ia menekankan pentingnya membentuk karakter generasi penerus yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam arahannya, beliau menekankan tiga penolakan dan tiga pilihan sikap yang harus dipegang oleh para pelajar:
- Menolak tawuran dan memilih damai.
- Menolak narkoba dalam bentuk apa pun.
- Menolak judi dan memilih kerja keras yang jujur.
Menolak Tawuran: Memilih Damai
Sekda Karo mengawali pesannya dengan menekankan pentingnya menolak tawuran. “Adik-adik pelajar adalah generasi penerus Tanah Karo Simalem. Jangan kotori masa depanmu dengan tawuran. Selesaikan perbedaan dengan dialog, musyawarah, dan kepala dingin,” tegasnya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati tidak terletak pada kekerasan, melainkan pada sikap damai dan saling menghormati.
Menolak Narkoba: Pilihan Menuju Masa Depan Cerah
Selanjutnya, Sekda juga menekankan bahaya narkoba. “Narkoba merusak masa depan, merusak tubuh, merusak cita-cita. Sekali mencoba, maka satu langkah lebih dekat menuju kehancuran. Katakan TIDAK pada narkoba,” ungkapnya. Ini adalah seruan untuk memilih hidup sehat, berprestasi, dan meraih masa depan yang cerah.
Pentingnya Kerja Keras dan Kejujuran
Selain itu, Sekda Karo juga menyampaikan penolakan terhadap judi. “Judi adalah jalan pintas yang menjerumuskan. Rezeki yang berkah datang dari kerja keras, keringat, dan kejujuran,” lanjutnya. Pesannya jelas: generasi muda harus berjuang dan belajar untuk mencapai sukses dengan cara yang halal dan terhormat.
Apresiasi terhadap SMAN 1 Kabanjahe
Sekda Karo juga memberikan apresiasi kepada SMAN 1 Kabanjahe yang telah konsisten dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Ia berharap para pelajar dapat menjadi pelopor dalam mengamalkan Pancasila, baik melalui prestasi akademis, disiplin, maupun akhlak yang baik.
Harapan untuk Masa Depan
“Jadilah siswa yang cerdas, berakhlak, dan mencintai daerah. Dari sekolah inilah lahir pemimpin masa depan yang membawa Kabupaten Karo lebih maju dan bermartabat,” tutupnya dengan penuh harapan. Pesan ini diharapkan dapat menginspirasi para siswa untuk berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Partisipasi dalam Upacara
Upacara Hari Lahir Pancasila di SMAN 1 Kabanjahe dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnaen Barus, S.Pd, M.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Daut Sembiring, S.STP, MSP, serta kepala sekolah dan para guru. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.
Pentingnya Kolaborasi dalam Pendidikan
Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan pada Pancasila. Dengan sinergi ini, diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila dapat terinternalisasi dalam diri setiap siswa, sehingga mereka dapat tumbuh sebagai individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.
Refleksi atas Hari Lahir Pancasila
Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh bangsa. Dalam konteks ini, generasi muda diharapkan dapat mengambil pelajaran dari sejarah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mereka berkontribusi untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang bersatu, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Membangun Masa Depan yang Lebih Baik
Dengan semangat yang ditanamkan melalui peringatan ini, diharapkan siswa SMAN 1 Kabanjahe dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat. Mereka harus mampu menghadapi tantangan zaman dan memilih jalan yang benar untuk mencapai cita-cita. Mengedepankan dialog, kerja keras, dan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila akan menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan.
Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengamalkan dan meneguhkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian, kita tidak hanya merayakan, tetapi juga menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang nyata dan relevan dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern ini.



