Wali Kota Yota Balad Apresiasi Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman atas Cetak Puluhan Hafidz

Di tengah upaya pengembangan pendidikan agama yang semakin kuat, Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman berhasil mencetak generasi muda yang luar biasa. Dalam acara Haflah Attakrim Akhirussanah yang diadakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, hadir untuk merayakan kelulusan 127 santri dari berbagai tingkat pendidikan. Acara ini berlangsung di Aula STIT SB Pariaman dan menjadi momen berharga bagi seluruh peserta didik dan para pendidik.
Apresiasi Wali Kota Terhadap Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman
Yota Balad memberikan sambutan positif terkait keberhasilan Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman dalam melaksanakan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yaitu Satu Rumah Satu Hafiz. Program ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah penghafal Al-Qur’an di kalangan anak-anak di wilayah tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Ibnu Abbas Pariaman, karena telah menjalankan program Pemko Pariaman dengan sangat baik dan cepat. Ini menunjukkan bahwa sekolah ini telah berkontribusi secara nyata dalam mendukung visi dan misi Pemko Pariaman,” tutur Yota Balad dengan nada bangga.
Makna dari Kelulusan Bagi Santri
Dalam pidatonya, Yota Balad menekankan bahwa wisuda yang berlangsung bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan sebuah awal baru yang menandai langkah selanjutnya menuju tantangan yang lebih besar di masa depan. Dia berharap, para santri dapat melanjutkan pendidikan mereka dengan semangat dan komitmen yang tinggi.
“Saya mengingatkan kepada anak-anak agar tidak merasa terlalu bangga hanya karena mereka telah menjadi hafidz. Kebanggaan itu boleh, namun harus diimbangi dengan keinginan untuk terus menambah ilmu pengetahuan yang lebih luas,” imbuhnya.
Pentingnya Penghormatan Terhadap Guru dan Orang Tua
Selanjutnya, Yota Balad mengingatkan pentingnya sikap hormat kepada guru dan ketaatan terhadap orang tua. Sikap ini merupakan fondasi yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak. Dia juga meminta dukungan dari orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka agar bisa membantu membangun Kota Pariaman yang lebih baik di masa depan.
“Mari kita jaga hubungan baik dengan para guru dan taati perintah orang tua. Dengan dukungan semua pihak, kita dapat menciptakan generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” pungkasnya.
Prestasi Santri Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman
Ketua Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman, Hafidin Habibie, menyampaikan kebanggaan atas prestasi yang diraih oleh para santri. Dalam acara tersebut, terungkap bahwa dari total 127 peserta yang mengikuti Haflah Attakrim Akhirussanah, terdiri dari 54 santri TK, 53 santri SD, dan 20 santri SMA.
- 54 santri dari tingkat TK
- 53 santri dari tingkat SD
- 20 santri dari tingkat SMA
“Pada tahun ajaran 2025/2026, rata-rata santri di tingkat SD sudah berhasil menghafal dua juz, sedangkan di tingkat SMA, enam santri telah menghafal 30 juz, dan 14 santri lainnya rata-rata menghafal 25 juz,” jelas Hafidin Habibie dengan penuh kebanggaan.
Peran Yayasan dalam Mengembangkan Pendidikan Agama
Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman telah berperan signifikan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi dalam akademik, tetapi juga dalam penguasaan ilmu agama. Dengan adanya program yang terstruktur dan bimbingan yang intensif, para santri dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal.
Hal ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan ini tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga membina karakter dan akhlak anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.
Komitmen Terus Menerus untuk Mencetak Hafidz
Dalam rangka mendukung program Satu Rumah Satu Hafiz, Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman terus berinovasi dalam metode pengajaran dan pendekatan yang digunakan. Hal ini bertujuan untuk menarik lebih banyak anak-anak untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an dengan cara yang menyenangkan.
Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan lebih banyak anak di wilayah Pariaman yang dapat menjadi hafidz dan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ini adalah langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang berakhlak dan berpengetahuan.
Peranan Masyarakat dalam Mendukung Pendidikan Agama
Partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pendidikan agama ini. Kesadaran akan pentingnya pengembangan pendidikan agama harus ditanamkan kepada setiap lapisan masyarakat. Dengan dukungan dari orang tua, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak terkait, pendidikan agama akan semakin berkembang.
Masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan baik moral maupun materiil untuk membantu Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman dalam menjalankan program-programnya. Ini akan menciptakan sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat untuk mencetak generasi yang lebih baik.
Program-program Unggulan Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman
Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman telah merumuskan berbagai program unggulan untuk mendukung pengembangan pendidikan agama di tingkat lokal. Beberapa program tersebut antara lain:
- Penyelenggaraan kelas intensif penghafalan Al-Qur’an
- Program tahfidz untuk santri di berbagai jenjang pendidikan
- Pendidikan karakter dan akhlak bagi santri
- Kerja sama dengan orang tua dalam mendukung pendidikan
- Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler berbasis agama
Dengan berbagai program ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama dan menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
Kesimpulan
Melalui dedikasi dan komitmen Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman, ditambah dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, masa depan pendidikan agama di Pariaman tampak cerah. Dengan adanya program-program yang terencana dan dukungan yang kuat, diharapkan semakin banyak anak-anak yang dapat menghafal Al-Qur’an dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka.
Acara Haflah Attakrim Akhirussanah ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang berkualitas. Semoga dengan keberhasilan ini, Yayasan Islam Ibnu Abbas Pariaman dapat terus menjadi pelopor dalam pendidikan agama di wilayah ini.



