PB Muaythai Indonesia Menunjuk ART Sebagai Plt Ketua MI Sulteng dan Susunan Pengurus Lengkap
Pembinaan olahraga Muaythai di Indonesia terus mengalami perkembangan, dan salah satu langkah penting yang diambil adalah penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) untuk memimpin kepengurusan di daerah. Kali ini, Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) mengumumkan penunjukan Abdul Rachman Thaha sebagai Plt Ketua Muaythai Indonesia Sulawesi Tengah. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran organisasi dan keberlangsungan pembinaan Muaythai di provinsi tersebut.
Pembentukan Kepengurusan Baru
Pada tanggal 25 Maret 2026, PB MI mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 30 Tahun 2026 yang menetapkan Abdul Rachman Thaha sebagai Ketua Sulteng. Penunjukan ini dilakukan di Jakarta dan disambut baik oleh berbagai pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga Muaythai di tanah air.
Peran Abdul Rachman Thaha sebagai Plt Ketua sangat krusial. Ia diharapkan dapat menjalankan roda organisasi dengan efektif, serta menjaga ketertiban dan kesinambungan dalam pembinaan Muaythai di Sulawesi Tengah. Dalam konteks ini, kepengurusan baru diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan olahraga Muaythai di tingkat daerah.
Susunan Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sulawesi Tengah
Susunan pengurus baru untuk Muaythai Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah terdiri dari individu-individu yang berpengalaman dan berkomitmen. Berikut adalah rincian susunan pengurus:
- Ketua: Abdul Rachman Thaha
- Wakil Ketua: Fadli Aziz
- Sekretaris: Ikbal Dalle
- Bendahara: Azwar Thaha
Dengan susunan kepengurusan ini, PB Muaythai Indonesia berharap dapat mengoptimalkan kinerja organisasi dan mempercepat proses pengembangan serta pembinaan atlet-atlet Muaythai di wilayah tersebut.
Tugas dan Tanggung Jawab Plt Ketua
Salah satu tugas utama Abdul Rachman Thaha sebagai Plt Ketua adalah menyiapkan dan melaksanakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Kegiatan ini direncanakan berlangsung dalam waktu tiga bulan setelah penandatanganan Surat Keputusan. Musprovlub ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan bagi organisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum, Bapak La Nyala, yang telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada kami,” ungkap Abdul Rachman Thaha melalui komunikasi via aplikasi WhatsApp. Ia menegaskan bahwa mandat yang diberikan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam SK yang telah diterima.
Strategi Pembangunan Organisasi
Dalam upaya menjaga kelangsungan organisasi, Abdul Rachman Thaha menekankan pentingnya langkah-langkah strategis. Ia mengatakan, “Saat ini kami sedang menyusun berbagai persiapan, termasuk agenda untuk Musprovlub.” Dengan pendekatan yang terencana, diharapkan roda organisasi dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi perkembangan Muaythai di Sulawesi Tengah.
Abdul Rachman Thaha, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Laksar Merah Putih, menyadari tantangan yang dihadapi. Namun, ia tetap optimis bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi tim, organisasi ini akan mampu mengatasi segala hambatan dan mencapai tujuannya.
Komitmen untuk Membangun Muaythai yang Lebih Baik
Dengan penunjukan Abdul Rachman Thaha sebagai Plt Ketua Muaythai Indonesia Sulteng, diharapkan akan ada angin segar dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga di daerah tersebut. Komitmen untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dan atlet menjadi salah satu prioritas utama dalam kepengurusan ini.
“Kami bertekad untuk mendukung program-program pemerintah tanpa ambisi jabatan,” tegas Abdul Rachman Thaha. Hal ini menunjukkan bahwa kepengurusan baru ini tidak hanya fokus pada prestasi olahraga, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan sosial yang lebih luas.
Harapan untuk Masa Depan Muaythai di Sulteng
Dengan adanya kepengurusan baru yang dipimpin oleh Abdul Rachman Thaha, banyak pihak berharap agar olahraga Muaythai di Sulawesi Tengah dapat berkembang pesat. Melalui pelatihan yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, atlet-atlet di Sulteng diharapkan dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Peran aktif masyarakat dan semua pemangku kepentingan juga sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung olahraga ini. Dengan kerjasama yang baik, cita-cita untuk menjadikan Muaythai sebagai salah satu cabang olahraga unggulan di daerah dapat terwujud.
Kesimpulan
Penunjukan Abdul Rachman Thaha sebagai Plt Ketua Muaythai Indonesia Sulawesi Tengah merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan pembinaan atlet. Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang baik, diharapkan Muaythai di Sulawesi Tengah dapat mencapai prestasi yang membanggakan. Melalui kepengurusan yang baru ini, ada harapan besar untuk masa depan olahraga Muaythai yang lebih cerah di provinsi ini.


